ADALAH BAIK MENJADI ORANG PENTING, TAPI LEBIH PENTING MENJADI ORANG BAIK

Saturday, June 10, 2017

BERCERITA LAGI.......

Cerita ini bermula ketika masih bekerja didalam pabrik 10 tahun silam, atau tepatnya tahun 2007 saya ada menjadi pemimpin sebuah tim kerja. Saat itu saya ada 3 orang tambahan anggota tim kerja baru.
Dan sebagai pemimpin tim kerja, tentunya terkadang saya harus berbagi spirit untuk memberi dan membangun semangat kepada seluruh anggota tim.
Ketiga anggota tim saya yang masih baru tersebut adalah anak anak yang masih muda dengan umur berkisar 20 an tahun. Dan sekian kali berganti anggota tim saya mendapati mereka bertiga hampir sama sama adalah orang orang yang penuh dengan semangat dan etos kerja yang tinggi.

Ketika awal bulan puasa, saya berbagi pesan dengan mereka yang masih baru, dan saat itu adalah bulan puasa pertama bergabung di tim kerja saya.
Bahwa bulan puasa bukan alasan bagi kita untuk bermalas malasan. Justru bulan puasa kita harus bekerja lebih extra karena disitu nilai ibadahnya lebih besar.
Dan saat berbagi itulah terlontar ucapan dari salah satu dari mereka, bahwa saya sebagai pemimpin tim lebih enak, karena tidak capek dan bekerja di dalam ruangan ber AC (alias hanya merintah saja).
Lalu saya berkata, 
"oke, kalau sabtu dan minggu selama bulan puasa saya lembur dan akan kerja bersama kalian".
Karena kalau selain hari tersebut, tidak sopan baju kotor dan mandi keringat masuk ke dalam kantor.

Ketika hari sabtu dan minggu tiba, saya bekerja bersama mereka di lapangan. Tim senior sudah punya tugas masing masing. sedang saya bekerja bersama anak anak yang boleh dibilang baru merasakan bekerja di bulan puasa bersama tim saya.

Luar biasa..., ketika bekerja mereka semangat sekali.  Dan saya bertugas mengimbangi semangat kerja mereka. Dalam keadaan berpuasa mereka bekerja dengan sangat keras, demi mencapai ridho ilahi dan keberkahan dalam bekerja (harapan saya dan semoga mereka).

Tetapi saya sangat terkejut, ketika jam istirahat tiba, salah satu dari mereka kedapatan minum es. Saya hanya tersenyum..... 

Ketika jam istirahat usai, pekerjaan dimulai kembali. Dengan tetap semangat, tetapi saya melihat perbedaan antara yang puasa dan yang tadi minum es, yaitu yang puasa tenaganya masih stabil dan yang tadi minum es ternyata malah mulai loyo. Ternyata puasa bukan alasan untuk tidak bertenaga.
Kenyataanya yang tidak puasa malah lebih tidak bertenaga dibanding yang tidak berpuasa.

Mungkin kita harus bisa menjaga keseimbangan gizi selama menjalankan ibadah puasa.
Dari cerita tadi, berulang setiap sabtu dan minggu selama puasa, So kenapa ga puasa hanya dengan alasan kerja keras. Jikalau kerja keras jadi alasan untuk tidak puasa, terus kita puasanya kapan?

Saat ini ketika saya menjadi seorang sales, saya membangun spirit sendiri selama bulan puasa. Tantangan berat sales ketika berpuasa adalah ketika antara jam 12-jam 2 an siang hari panas terik, naik motor bertemu kemacetan lalu dalam beberapa menit tidak dapat mendahului mobil sampah, dan ketika kita lewat banyak pengendara motor yang lain berhenti dibawah pohon sambil minum es.

Jika puasa sebagai pembenaran untuk kita bermalas malasan dalam bekerja, lalu bagaimana kita mendapatkan hikmah puasa. Yaitu merasakan rasa lapar dan dahaga yang dirasakan oleh fakir miskin.

FAKIR DAN MISKIN ADALAH ORANG YANG KERJANYA DIPAKSA PALING KERAS KARENA BIASANYA MEREKA PEKERJA KASAR,

kalau kita (walaupun bukan orang berada) menjadikan puasa lalu bermalas malasan dalam bekerja, Lalu apa yang kita dapatkan. Pekerja kasar tidak mempunyai alasan untuk bermalas malasan walau dalam keadaan lapar sekalipun. Kalau kita puasa lalu bermalas malasan apa arti puasa kita....?????
Puasa di indonesia hanya 13-14 jam. Kita pasti bisa hanya menahan lapar dan dahaga selama waktu tersebut. 
AYO KERJA, Ayo tetap semangat menjalan kan ibadah puasa Romadhon.

Wallahu a'lam

Friday, February 24, 2017

SEMOGA TIDAK MENJADI ATHEIS

KITA LEBIH BANYAK MENGALAMI DARIPADA APA YANG DAPAT KITA SAMPAIKAN DAN CERITAKAN

Hari hari ini, semenjak rezim pemerintah berganti tahun 2014, kita melihat berita tentang masifnya laju derap pembangunan.
Bahkan saking masifnya laju pembangunan, sampai tahun 2016 pemerintah harus kehabisan uang. Sehingga beberapa proyek sempat dihentikan. Akhirnya keluarlah program yang dinamakan amnesti pajak. Yang dananya akan digunakan untuk membiayai pembangunan tersebut atau menutup defisit APBN. Begitu sangat mengharapkan sekali perolehan dana amnesti, yang awal rencananya hanya untuk pengusaha beromset milyaran, akhirnya menyasar ke UMKM dan perorangan.

Rezim pemerintah saat ini sedang mengejar ambisi dan target yang sangat luar biasa. Targetnya ketika periode pemerintahan berakhir tahun 2019 harus sudah melakukan pembangunan yang sudah direncanakan dengan ambisi yang luar biasa tadi.
Pembangunan MRT, LRT, Kereta Cepat jakarta bandung, kereta cepat jakarta surabaya, jalan tol, pembangkit listrik 35000 megawatt, bendungan dan pembangunan jalan serta yang lain lainnya. Itu semua harus bisa terwujud sebelum periode pemerintahan berakhir oktober 2019.

Adalah baik ketika kita bisa mencapai semua itu. Mungkin pemerintah dan rakyat Indonesia akan bangga ketika semua itu bisa tercapai.

Mungkin kita masih ingat era dijaman pembangunan yang sangat hati hati antara menyeimbangkan pembangunan fisik dan spiritual. Tetapi kini saya hanya memberikan penilaian hari hari yang telah berlalu saat itu.


"Ketika laju derap pembangunan fisik tidak dibarengi dengan pembangunan spiritual, maka akan melahirkan manusia manusia yang materialistik"


Akhirnya manusia indonesia hanya akan menjadi obyek pembangunan. Bukan subyek yang ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan tersebut.. Obyek itu tidak punya peran. Obyek itu adalah korban. Dan saat ini mulai dapat kita lihat ketika pengangguran yang semakin meningkat, tetapi pekerja asing dapat dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan di negeri ini.
Sungguhh mengkhawatirkan ketika pembangunan semua tersebut nanti sudah tercapai, tetapi pengembangan dan pembangunan mental dan spiritual manusia indonesia belum bertumbuh. Akan terlahirlah ketimpangan sosial yang semakin jauh dan nyata. Yang kaya semakin kaya dan memuja muja hartanya, yang miskin semakin miskin mengharapkan bisa menjadi orang kaya. Maka si miskin akan semakin bekerja keras untuk mencapai ambisi agar dapat kaya. Semua itu akan membuat si miskin dan si kaya berpikir semakin materialis.
Si miskin ketika sudah berhasil menjadi kaya dan mungkin bisa jadi tanpa memperdulikan nilai nilai, materialisnya semakin nyata, ketika perkembangan kekayaanya lebih cepat dari perkembangan spiritual. Ketika pertumbuhan kekayaan si miskin kecepatannya melebihi dari pertumbuhan spiritual, atau pertumbuhan kekayaan tidak di iringi dengan pengembangan kepribadian maka akan melahirkan pribadi pribadi yang angkuh dan sombong.

Semakin materialitik manusia maka semakin terjauh dari nilai nilai(Tuhan), dan dari sinilah atheis bermula (Alfred NW).

Jangan jangan tanpa sadar kita telah digiring menjadi atheis. Semoga tidak demikian. Semua kembali kepada manusia indonesia itu sendiri. Mau menjadi materialistik atau manusia yang mengedepankan nilai nilai dalam setiap aktivitasnya.
Atheis atau tidak atheis indonesia tetap membutuhkan pembangunan secara fisik. Pembangunan di indonesia adalah sebagai perwujudan pengamalan pancasila terutama sila yang ke lima yaitu KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA. Tetapi pembangunan fisik yang tidak dibarengi dengan perkembangan spiritual akan membuat manusia indonesia semakin atheis (walau tidak diakui), tetapi jiwa materialistiklah yang menunjukkannya. Ketika telah mempertuhankan atau memuja muja serta berambisi mendapatkan harta dan dunia sehingga lupa akan Tuhan nya. (lupa akan nilai nilai)

Wallahu a'lam

Thursday, July 21, 2016

UMAT ISLAM AKAN HANCUR KARENA UMAT ISLAM SENDIRI

Beberapa yang saya ingat ketika sholat Iedul fitri 1437 H yang baru lalu, ada beberapa catatan yang saya masih ingat yang akan saya tuangkan di sini.

Pada saat selepas sholat dan khutbah Idul Fitri, ada beberapa tausiyah yang disampaikan oleh imam sholat menjelang kami semua bersalaman dan untuk selanjutnya membubarkan diri.

Saat itu imam sedang bercerita tentang bom yang meledak di mapolresta surakarta beberapa hari menjelang sholat Idul Fitri. Bahwa orang yang melakukan bom bunuh diri di mapolresta surakarta bukanlah jihad melainkan orang jahat. Orang yang beragama tidak akan menyakiti dirinya sendiri apalagi saudaranya. 
Kemudian Beliau mengutip hadits Nabi Muhammad SAW, terjemahan pastinya saya kurang hafal.
Tapi intinya adalah bahwa Nabi Muhammad pernah berdoa meminta tiga permohonan kepada Allah swt. Yang dua dikabulkan dan yang satu tidak dikabulakan.

Doa yang pertama, nabi Muhammad meminta kepada Allah agar umatnya jangan Engkau hancurkan umatku dikarenakan kelaparan. Dan ini dikabulkan oleh Allah, dengan wujud bahwa orang yang kelaparan karena sedang berpuasa tidak ada yang mati karenanya. Bahkan Allah memberikan makanan berlebih ketika berbuka puasa. Ini dapat kita lihat, semiskin-miskinnya orang yang berpuasa biasanya minimal ketika berbuka akan tersedia makanan walaupun ala kadarnya. Biasanya malah lebih enak daripada ketika mereka tidak berpuasa.

Doa yang kedua nabi Muhammad meminta kepada Allah agar umatnya jangan Engkau hancurkan umatku karena ditenggalamkan, seperti Allah pernah menghancurkan umat nabi Nuh.
Dan Allah mengabulkan doa ini. walupun ada sebagian saudara kita yang diterjang tsunami, tapi tidak sampai menghabiskan umat yang jika dihitung persen dengan perbandingan yang hidup tidak seperti jaman nabi Nuh. Bahkan jika kita mengikuti madzhab Syafi'i, bila ada umat Muhammad yang meninggal karena tenggelam akan dihitung meninggal karena Jihad(dijamin masuk surga).

Doa yang ketiga nabi Muhammad meminta kepada Allah agar umatnya jangan Engkau hancurkan karena terpecah belah (berbeda pendapat) dengan saudaranya sendiri.
Dan Allah tidak mengabulkan doa ini.
Akibatnya bahwa perpecahan umat/kehancuran umat islam bukan disebabkan oleh umat agama lain. Hancurnya umat islam karena perpecahan dan saling bertengkar dengan saudaranya sendiri. Demikian adalah sunatullah yang tidak akan terelakkan. Bahkan nabi Muhammad dalam haditsnya telah mengatakan bahwa umatnya akan terpecah menjadi 73 golongan, dan hanya satu yang selamat yaitu golongan ahlu sunnah wal jamaah.

Setelah ceramah di hari raya tersebut, beberapa hari kemudian, terdengar berita tentang kudeta militer di turki. yang diprediksi bukan pertarungan antara golongan islam versus sekuler. Tetapi yang bermasalah adalah islam versus islam.

Walaupun itu sudah sunatullah, kita harus berusaha agar islam tetap menjadi agama yang damai dan rahmatallilalamin. Itulah jihad kita saat ini, untuk mewujudkan hal tersebut.

Hal ini semakin membuat kita harus instropeksi, bahwa kita semoga masuk golongan orang-orang yang diberi petunjuk jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang oleh Allah diberikan rahmat, bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang tersesat.
Semoga kita berada di golongan orang yang selamat yaitu golongan ahlu sunah waljamaah.

Amiiin
Wallahu a'lam













Friday, September 4, 2015

CERITA (nya) TENTANG KOMITMEN.....?

Dua minggu lalu, tepatnya 14 Agustus 2015, saya ada dipanggil oleh General Manager salah satu perusahaan yang berkantor di APL Tower Jakarta Barat.
Saya di undang untuk diajak bergabung dengan tempatnya bekerja. Kebetulan beliau pernah menjadi atasan saya di perusahaan lain. Satu setengah tahun lalu perusahaan tempat beliau juga pernah mengajak gabung, tapi saat itu saya belum bisa, karena saya baru saja menandatangani perpanjangan kontrak kerja. Kalau saya mau, kenapa kemarin saya harus minta tanda tangan untuk perpanjangan kontrak. Setelah saya tandatangan kontrak kerja, baru dapat tawaran, ya mungkin belum rejeki. Satu setengah tahun lalu beliau belum bergabung di perusahaan tersebut. Saya sangat berterimakasih atas perhatian dan ajakannya untuk mau bergabung dengannya. Berterimakasih karena saya tidak melamar dan saya tidak meminta pekerjaan, tapi ditawarkan pekerjaan olehnya. Kebetulan saat itu dan saat ini saya masih karyawan baru di perusahaan tempat saya sekarang. Karena saat ini saya baru 6 bulan bekerja di tempat yang sekarang.
Satu yang menarik ketika beliau meyakinkan saya untuk mau bergabung bersamanya. 
Comfort Zone, beliau menawarkan itu.
Beliau berkata bahwa kita harus bekerja dengan profesional, bukan karena kita tidak enak atas kebaikan orang. Kita harus menghilangkan rasa ewuh pekewuh(tidak enak atas kebaikan orang).
Saya juga harus mengakui bahwa kita harus bekerja profesional. Tapi bukankah ewuh pekewuh juga bagian dari komitmen. Jadi akhirnya saya juga belum bisa bergabung dengannya.

Enam bulan lalu saya masuk perusahaan ini juga karena di ajak bergabung. Saya masuk perusahaan sekarang, atas ajakan dari pimpinan dan manager perusahaan. Saya masuk perusahaan ini setelah lima kali saya pernah menolaknya, hingga akhirnya ajakan yang ke enam saya mau bergabung. Satu yang saya ingat ketika hari tanda tangan kesediaan saya bergabung adalah, pimpinan berkata" saya tidak ingin karyawan yang bergabung dengan saya hanya untuk bekerja sebentar saja". Dan inilah komitmen saya ketika saya harus menolak ajakan perusahaan yang saya ceritakan diatas. Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada beliau yang diceritakan diatas yang telah mengajak saya.
Tanpa ada pengalaman kerja untuk bidang yang sama, saya disini dididik benar-benar dari nol. Satu lagi ingatan saya, pimpinan berkata "ini memang hal yang baru buat kamu, tapi saya yakin kamu bisa". 

Akhir tahun 1999 saya juga pernah diajak bekerja oleh seseorang di Amerika. Saat itu saya juga masih karyawan baru di sebuah perusahaan furniture. Saat itu saya baru bekerja sekitar 4 bulan.
Terkadang kita menginginkan sesuatu, tapi apa daya takdir berkata lain. Kita punya kehendak, Tuhan punya kehendak, akhirnya kehendak Tuhan yang menang.

Akhir cerita apakah saya selalu menjaga komitmen.......? entahlah...... atau bentuk saya untuk saya selalu menjaga lidah ini ketika telah terucap atau menyetujui sesuatu maka saya harus melaksanakannya. 
Adalah hak yang membaca tulisan ini untuk melihat dari sudut pandang sebelah mana,
wallahu a`lam

Saturday, August 15, 2015

PERBINCANGAN SAMBIL LALU

Minggu yang lalu saya ada jalan bersama teman  saya yang mantan aktivis HMI. Kebetulan saya tidak bisa mengendarai mobil, jadi saya minta dia untuk bantu saya membawakan mobil kantor untuk ambil sample produk di daerah Cilegon.

Dalam perjalanan kita berbincang tentang banyak hal. dari mulai politik sampai apa saja yang terlihat di jalan kita perbincangkan. Sampai ketika dia berbicara tentang hantu dan setan, membuat saya ingin membuat ceritanya di sini.
Ini menarik bagi saya, karena  tulisan saya di blog ini pernah menulis tentang setan dan hantu. Mungkin merefresh tulisan lalu.

Perbincangan atau percakapan awal di mulai dengan pertanyaanya kepada saya.
"Mengapa hantu atau setan  selalu diwujudkan dengan tertawa......?????"
"Saya tidak tahu", jawab saya.
"Coba kamu perhatikan, setiap kamu nonton tv, setannya selalu tertawa. bahkan di alam nyata, konon hantunya juga tertawa", lanjut dia.
"Saya orang yang tidak percaya setan dan iblis sebagai makhluk", kata saya.
Kenapa?
Saya menempatkan Tuhan sebagai yang maha, karena Tuhan maha maka Tuhan tidak mempunyai kekurangan sedikitpun. Tuhan maha baik. Jadi keburukan atau ketidak baikan berada di luar dari pada Tuhan.
Lho, tapi Tuhan maha menyiksa, maha menyempitkan, di sisi lain maha melapangkan.....?????
Betul, tapi semua siksaan dan apapun yang buruk itu sebagai akibat. Jadi Tuhan selalu mengingatkan, jangan berbuat buruk, kalau buruk itu kamu nanti tersiksa. Jadi siksaan itu sebenarnya manusia sendiri yang membuatnya, dengan ijin Tuhan(karena kalau Tuhan berkehendak orang itu ditolongnya pasti Tuhan mampu, tapi harus ingat Tuhan maha adil. Jadi Tuhan membiarkan orang tersebut tersiksa oleh dirinya sendiri. itu yang membuat kita juga menyebut Tuhan maha menyiksa).
Manusia tersiksa dan masuk neraka sebenarnya itu dia sendiri yang menginginkannya.
Tuhan maha baik karenanya kalau kita berbuat baik berarti kita menuju Tuhan. kalau sebaliknya berarti kita membelakangi Tuhan, yang otomatis kita berjalan semakin jauh dari Tuhan. Keterjauhan kita dari Tuhan, Tuhan menyebutnya neraka, dan kita akan berada di dalamnya kalau jauh dari Tuhan.

Kemudian teman saya tanya lagi, menurut kamu ketika iblis terusir dari surga, lalu adam dan hawa terusir juga dari surga, itu kebetulan atau by design........?????
"by design", jawab saya.
"Cocok. betul." kata dia.
"Tidak mungkin Tuhan yang maha tahu tidak mengetahui bahwa adam dan hawa akan melakukan memetik buah khuldi disurga. Tuhan dapat mengetahui sebelum kejadian". Dia melanjutkan.

Tapi pemahaman saya tentang buah khudi itu, bukan sebagai buah yang benar-benar nyata buah.
"Lalu....?" tanya dia.

Begini, Tuhan melarang adam dan hawa untuk mendekati pohon.
Pemahamannya menjadi, karena adam dan hawa mendekati pohon khuldi maka mereka memetik buah khuldi.
Pohon itu yang saya pahami adalah perbuatan. 
Adam dan hawa mendekati pohon=adam dan hawa melakukan
Karena adam dan hawa sudah melakukan(mendekati pohon) maka mereka memetik buahnya=hasilnya.
Hasilnya apa, ya terusir dari surga.

Ok. perjalanan segera berakhir. kita sudah keluar tol serpong bintaro, selanjutnya pulang jam 18.00.

wallahu a`alam

NB. :
Mohon maaf kalau ada yang beda pemahaman.
Intinya sebenarnya sama. Kita beriman kepada Allah.


Friday, October 3, 2014

SUDAH SEIMBANGKAH POLA HIDUP SAYA.....???

Ketika kita sedang sehat banyak-banyaklah bersyukur atas karunia yang sangat besar, yaitu kesehatan.
Banyak manusia lupa mensyukuri adanya nikmat kesehatan ketika  sedang sehat.
Ketika sedang sehat kita bisa banyak sekali melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Oleh karenanya kita harus selalu ingat dan harus bersyukur atas kesehatan yang kita punya.

Kebanyakan dari kita baru sadar pentingnya kesehatan setelah datangnya sakit.
Sebenarnya apa itu sich sakit......???
Sakit adalah peringatan dari ALLAH bahwa pola kehidupan yang kita jalani tidak seimbang. Atau dengan kata lain ada satu sisi yang kelebihan, atau adapula satu sisi kekurangan..
Ketika kita sakit jasmani mudah sekali kita mengetahui gejala atau penyebab yang membuat kita sakit. Yaitu tadi, sebabnya tidak seimbang.

Kalau orang kekurangan gizi akibatnya orang jadi sakit gizi buruk. Tapi kalau kita kelebihan gizi, akibatnya kita bisa obesitas. Ketika kita kurang buah-buahan tubuh kita serasa kering dan gersang, tapi ketika kita banyak menyantap buah akibatnya bisa diare dan buang-buang air besar.

Ketika kita di peringatkan oleh ALLAH dengan sakit, maka bersyukurlah. Kemudian mengingat kita melakukan apa yang telah lalu-lalu, lalu kita seimbangkan kembali. Sambil berdoa kepada ALLAH semoga segera di beri kesehatan. Jangan-jangan kita lupa kalau kita kurang istirahat, lalu karena kita tidak segera menyeimbangkan akhirnya di paksa sama ALLAH untuk segera menyeimbangkan dengan musibah sakit, supaya kita dipaksa untuk istirahat.

Ketika rohani kita yang sakit banyak orang yang tidak merasa, sehingga kehidupannya hanya di penuhi dengan kegiatan-kegiatan yang memenuhi kebutuhan jasmani. Padahal rohaninya gersang.
Laju derap pembangunan fisik harus diiringi dengan laju pembangunan mental dan spiritual, kalau tidak maka manusia indonesia hanya menjadi obyek pembangunan, begitu kira-kira bapak soeharto waktu jamannya sering ngomong yang begituan. Maksudnya manusia indonesia harus menjadi subyek pembangunan, bukan obyek. 
Lho......kok ga nyambung.....??????

Ya intinya kita hidup harus seimbang lahir batin, jasmani dan rohani. Jangan hanya membangun fisik saja, tetapi manusianya juga di bangun. Pendidikan dan agama itu sangat penting jangan di abaikan.
Akhirnya semoga kita selalu bisa menjalani hidup dengan seimbang. Sehingga hidup selalu sehat jasmani rohani ceria dan bahagia.   Amiiin

Friday, July 5, 2013

SELAMAT DATANG BULAN PENUH KEMULIAAN

Hari ini Jum`at  tanggal 26 sya`ban atau 5 Juli 2013. sekitar 4 hari menjelang bulan romadhon. Bulan penuh rahmat dan ampunan. Semoga kita semua disampaikan kepada bulan yang penuh dengan kemuliaan. Amiin
ALLAHUMMA BARIKLANA FI ROJABA WA SYA`BANA WA BALIGHNA ROMADHONA.

Setiap detik-detik datang bulan romadhon adalah saat kita untuk interopeksi diri, dan merencanakan sesuatu yang dapat membuat kita lebih dekat kepada Allah.
Romadhon lalu telah kita lewati dan takkan pernah kembali. Mungkin saat itu ada niat kita untuk berbuat lebih dalam mengisi bulan penuh kemualiaan itu.
Kini bulan itu datang lagi. Kita harus melakukan yang lebih bermakna lagi daripada bulan romadhon tahun lalu. Jangan-jangan ini adalah romadhon bagi saya dan anda semua yang membaca tulisan ini. Atau jangan-jangan kita tak sampai pada bulan tersebut, yang hanya tinggal sekitar 4 hari lagi. Umur dan jatah hidup kita hak mutlak bagi Allah yang mengaturnya.
Kita hanya mengingat kembali, ketika di penghujung romadhon tahun lalu kita, saya atau anda berdoa, " YA ALLAH SAYA TIDAK MEMINTA UMUR YANG PANJAG KEPADAMU, TAPI PERTEMUKAN AKU DENGAN BULAN ROMADHON DI TAHUN-TAHUN YANG AKAN DATANG".

Menjelang datangnya bulan penuh ampunan, mari kita sedikit merenung sambil beristighfar, ASTAGHFIRULLAHAL`ADZIIM.
Bagi yang pernah punya orang tua, baik orang tuanya masih ada atau telah tiada, coba anda bayangkan wajahnya......matanya......rambutnya.......tangannya.......kakinya.......coba anda bayangkan.............sedang apa beliau sekarang. Coba perhatikan matanya yang dulu tajam sekarang mulai layu, kulitnya yang dulu halus sekarang mulai keriput............rambutnya yang dulu indah sekarang mulai memutih. Dulu beliau adalah pribadi yang gagah dan tegar, tetapi saat ini beliau mulai rapuh.....
Apa yang telah saya berikan padanya......................
Ternyata tidak ada..............selain beban.
Maafkan saya ya Allah, jadikan hidupku dapat bermakna buat beliau. Amiiin


SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
semoga kita benar-benar dapat meraih kemenangan ketika kita keluar daripada bulan tersebut esok. amiin

Saturday, March 16, 2013

MENGENDARAI ADALAH SAMA DENGAN MENGENDALIKAN

Banyak sekali suri tauladan yang dicontohkan oleh  rosul saw kepada kita semua umat yang sangat menghormati dn memuliakan beliau.
Kita sebagai umatnya harus selalu berusaha agar semua tingkah laku dan pebuatan kita sesuai dengan tuntunan nabi muhammad saw, (walaupun tidak semua perbuatan dan tingkah rosul harus kita ikuti semua, contohnya misal rosul senang dengan warna hijau, kita sebagai umatnya tidak harus ikut  warna hijau. jika kita ikut suka warna hijau tentu itu adalah sunah yang apa bila juga kita sukai akan dapat pahala, tetapi tidak ada dosa jika kita tidak sama dengan nabi.) Disini pentingnya kita untuk selalu mempelajari dan memahami ajaran-ajaran rosul saw. Mana perbuatan yang wajib diikuti, sunah, mubah, dan yang dilarang.

Peristiwa isra` mi`raj adalah suatu peristiwa yang sungguh banyak sekali pelajaran yang kita dapat. Tentunya yang terpenting adalah perintah/kewajiban bagi umat nabi muhammad saw untuk menjalankan sholat 5 kali dengan 5 waktu yang berbeda.

Kita mencoba untuk mempelajari kendaraan yang digunakan rosul untuk mencapai ke sidratul muntaha yaitu bouroq. Dalam sejarah menurut al-qur`an dan hadits bahwa nabi saw menuju sidratul muntaha menggunakan kendaraan yang bernama bouroq.
Bouroq adalah seekor kuda yang kokoh dan kuat dengan wajah yang cantik bermahkota, berhiaskan kalung dan gelang emas dan perhiasan lainnya.

Mengendarai = mengendalikan.

Nabi saw dapat mencapai sidratul muntaha (tempat yang paling tinggi dan mulia) karena beliau telah mampu mengendalikan  bouroq tadi.
Kuda yang kuat dan kokoh serta mahkota, adalah gambaran tentang kekuasaan yang pada saat itu disimbolkan dengan memiliki kuda tunggangan yang kuat dan kokoh. Nabi tidak sombong dengan kekuasaan yang beliau pegang. Dengan kekuasaan beliau tetap rendah hati dan ramah.

Wajah wanita cantik adalah gambaran tentang wanita yang selalu menjadi godaan yang sangat berat untuk pria, apalagi berkuasa. Rosul saw adalah seorang yang sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat wanita. Beliau saw tidak tergoda untuk melecehkan dan merendahkan wanita. Bahkan beliau adalah oranng yang mengangkat martabat wanita saat itu.

Kalung dan dan gelang emas adalah gambaran tentanng harta. Nabi muhammad adalah rosul yang sangat kaya tetapi kehidupannya sangat sederhana. Beliau membelanjakan hartanya untuk berjuang dijalan Allah.

Nabi saw mampu mengendalikan semua itu, (harta, wanita, tahta) karenanya Nabi bisa mencapai peringkat/tempat yang paling tinggi dan mulia (sidratul muntaha).
Dalam sejarah juga di ceritakan ketika sampai di sidratul muntaha nabi saw harus menambatkan bouroqnya ketika menghadap Allah swt (sang pencipta). Ini artinya ketika menghadap Allah swt nabi saw harus melepaskan yang bersifat material (harta,wanita,tahta/dunia), barulah beliau bisa bertemu dengan Tuhannya.

Dari kisah isra` dan mi`raj nabi saw tersebut banyak pelajaran yang kita dapatkan. Diantaranya

-Untuk bisa mencapai sesuatu yang tinggi dan mulia kita harus mampu mengendalikan yang bersifat
  keduniaan/material (harta, wanita, tahta)
-Untuk bisa bertemu Allah kita harus bisa menyempatkan diri melupakan keduniaan. Disini Allah
  mengajari kita dengan melaksanakan sholat.

Demikian, semoga pelajaran ini akan membuat kita semakin dekat dengan ketinggian dan kemuliaan-Nya.
Amiiin
Wallahu a`lam

NB. :
Sebagian dari kita mungkin masih ada yang menerima pesan itu apa adanya. Yaitu bouroq hanya sebagai binatang tunggangan. Tidak ada yang salah, dan memang redaksinya seperti itu, tetapi kita belajar dari apa yang kita lihat dan kita dengar. wallahu a`lam
Semoga ini akan menambah wawasan bagi kita semua. amiin












Saturday, March 2, 2013

MASIH SEPUTAR SUMBER KESALAHAN

Setiap saya mengungkapkan pengertian yang ada dalam diri saya kepada orang lain, ternyata saya harus menerangkan secara panjang lebar tentang sesuatu yang saya mengerti.
Hal ini mungkin terjadi dikarenakan, pemahaman yang ada dalam diri saya termasuk baru. Sehingga membutuhkan lebih lanjut keterangan sehingga orang akan mengerti bahwa sesungguhnya pemahaman yang ada pada saya hakekatnya sama dengan mereka.

Ketika saya mengatakan bahwa neraka itu tidak ada, bukan berarti terus orang jahat dan salah tidak akan mendapat hukuman, lalu semua masuk surga.
Neraka itu ada karena orang membelakangi surga/tidak menuju Tuhan.
Jadi kesengsaraan itu ada, karena manusia menolak untuk berbahagia. Maka terjadilah sengsara yang boleh juga disebut neraka. Ini jika kembalikan kepada ayat Allah, "Allah tidak mendzolimi manusia, tetapi manusia itu sendirilah yang mendzolimi diri mereka sendiri.
"Segala kebaikan datangnya dari Allah, sedangkan semua keburukan/kesalahan disebabkan karena kebodohan saya". Ucapan ini sering diucapakan oleh banyak manusia.
Dari kata-kata itu sebenarnya sudah jelas, sumber kesalahan /keburukan itu bukan setan/iblis apalagi Tuhan.
Kesalahan dari manusia. Lalu dimana peran iblis dan setan? Bukankah bagi orang-orang yang percaya setan dan iblis sebagai makhluk, mereka sumber kesalahan...???
Kalau setan dan iblis sumber kesalahan, lalu kenapa mereka tidak mengatakan "segala kebaikan datangnya dari Allah, sedangkan segala kesalahan datangnya dari setan dan iblis".

Disini saya percaya setan dan iblis ada, tapi bukan sebagai makhluk, melainkan pada manusia dan jin yang dalam jiwanya sudah tidak mau mengikuti Tuhan.

Demikian apa yang bisa saya pahami. Jika yang saya pahami benar, itu semata-mata datangnya dari Allah. Tapi jika yang saya pahami salah itu karena kebodohan saya. Dan hanya kepada Allahlah saya memohon ampun dan petunjuk. Astagfirullahal`adziim.
wallahu a`lam.


Saturday, February 23, 2013

10 TAHUN LALU

Hari ini tanggal 23 februari.  Banyak harapan serta keindahan hidup saat itu 10 tahun lalu. Dan alhamdulillah keindahan itu bisa sampai hari ini.
Sungguh anugerah yang besar dari Allah swt. Puji syukur kami ucapkan atas pencapaian ini. Terimakasih Allah engkau selalu anugerahkan kebahagian dan keceriaan dalam keluargaku.

Puji syukur juga atas karunia berupa anak yang lucu-lucu dan menggemaskan. Semoga kelak menjadi anak yang sehat, kuat cerdas dan pemberani, serta menjadi anak yang sholeh dan bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang banyak.

Puji syukur bagi  Allah yang telah anugerahkan untukku pasangan yang cantik, dan pengertian. Semoga aku bisa selalu membuatnya bahagia. Ditengah banyak ujian dan godaan alhamdulillah pasangan hidupku masih bersedia menua bersamaku. Terimakasih ya Allah. Terimaksih istriku. Ada harapan yang saat ini aku perjuangkan, aku ingin menjadi anugerah terindah buat pasangan hidupku. semoga aku bisa memperjuangkannya.

Alhamdulillah atas kesehatan yang telah Engkau anugerahkan kepada keluargaku.
Terimakasih untukMu Allah.
Terimakasih istriku NURHAYATI, yang telah melahirkan anak-anak yang lucu, serta menggemaskan.
KURNIA ALI AKBAR PERDANA
KURNIA ALIA NIKITA ZAHRA

Semoga Allah selalu membimbing keluarga kita menuju ridhoNya.
Amiin



Saturday, August 11, 2012

PT KAI TELAH BERUBAH, LALU PELAYANAN PUBLIK MILIK PEMERINTAH YANG LAIN BAGAIMANA.....????

Hari kamis tanggal 9 Agustus 2012 yang lalu kami sekeluarga melakukan perjalanan dengan menggunakan jasa kereta api kelas ekonomi.

Ada yang berubah dengan pelayanan kereta api. Terakhir,  kami sekeluarga naik kereta api bulan juli 2002 saat itu naik kereta argo dwipangga dari stasiun gambir. Kini pelayanan kereta api berubah ke arah yang lebih baik. Dari segi pelayanan, pemesanan ticket, saat akan masuk ke stasiun dan ketika berada di dalam kereta serta ketepatan jam berangkat dan kedatangan di tempat tujuan. Semua lebih baik.

Kami pesen ticket hari sabtu tanggal 4 agustus pagi sekitar jam 7, langsung dapat tanda pesen untuk kami harus transfer melalui atm mandiri. Setelah itu kamipun mentransfer sejumlah uang sesuai yang telah ada di atm. Biaya booking untuk 3 ticket sebesar Rp. 7.500,-
Bukti transfer kami tukar dengan ticket ke locket di stasiun online. Lalu kamipun mendapatkan ticket sesuai pesenan kami di internet.

Hari kamis tanggal 9 agustus jam 7 pagi kami ke stasiun, dan sudah banyak yang berubah di stasiun.
Di mulai dari toilet gratis, lalu tidak adanya calo di stasiun. Ketika kami masuk dicocokkan ticket dengan identitas.(untuk menghindari percaloan, seandai ticket tidak sesuai identitas).

Jam 7.47 kami masuk ke dalam kereta.   Jam 7.50 kereta berangkat. Ada yang berubah didalam gerbong kereta ekonomi yang kami naiki. Kini walaupun keretanya kelas ekonomi tapi tidak ada yang berdiri, tidak ada yang merokok sembarangan dan gerbongnya ber ac. Selama perjalanan kereta dari setasiun keberangkatan ke stasiun tujuan, tidak ada pedagang asongan yang ikut kereta jalan. Tiba di stasiun tujuan terlambat 10 menit dari jadwal yang tertera di ticket.

BANDINGKAN

Bandingkan pelayana kereta api 1 tahun ini dengan 2 tahun kebelakang. Sungguh banyak sekali yang telah berubah. Dulu pesen ticket kereta api harus antri berjam-jam, apalagi banyaknya calo yang berada ikut dalam antrian, menambah lama ngantri untuk beli ticket.
Dulu ticket banyak di kuasai oleh para calo. sekarang tidak ada lagi.
Dulu naik kereta ekonomi harus berdesak-desakan, bahkan toilet jadi tempat penumpang sekarang tidak ada lagi penumpang yang berdiri dan berdiam di toilet selama perjalanan.
Dulu naik kereta ekonomi banyak yang merokok walaupun sudah berdesak-desakkan, itu masih ditambah pedagang asongan yang lalulalang walaupun penumpangnya sudah berdesak-desakkan (karena pedagang ikut saat kereta berjalan).
Dulu kereta ekonomi terlambat 2 jam di stasiun tujuan adalah hal wajar. sekarang tidak wajar lagi, karena ternyata kereta ekonomi yang saya naiki hanya terlambat 10 menit.

Ternyata kereta api ekonomi yang dulu katanya tidak ramah pada penumpang karena penumpangnya disuruh berdesak-desakan, kini tidak ada lagi.

Selanjutnya kalau kereta api sebagai jasa pelayanan publik dari pemerintah bisa berubah menuju perbaikan sebegitu drastis dan begitu transparan, bagaimana dengan layanan publik yang lain milik pemerintah.....???????? Kepolisian...???kejaksaan...??? pengadilan...??? KUA...???DLLAJ....???DPR...??? dan yang lainnya....???

PENGALAMAN

Bulan Juli 2012 Pernah ikut sidang tilang di pengadilan negeri jakarta timur, dengan pasal yang dikenakan sebanyak 2 pasal ( Melanggar marka dan tidak ada spion), oleh hakim di denda Rp. 50.000,-
Lalu 3 minggu kemudian masih dalam bulan yang sama, ikut sidang tilang lagi, kali ini di pengadilan negeri jakarta pusat. Dengan pasal yang dikenakan 1 pasal (lampu utama mati, padahal posisi sklar on) tapi oleh hakim/jaksa (saya tidak tahu) di denda Rp. 75.000,-. Masih di tambah ngantri berjam-jam karena banyaknya calo yang lebih di perioritaskan. Masih ditambah mintta kwitansi dilama-lamain.

Kalau 2 pasal di denda 50000, lalu 1 pasal di denda 75000, hakim yang mana yang salah....????
Hakim mana yang adil....???? Para hakim yang mulia dan yang terhormat yang lebih tahu.
Kami datang hanya ingin mendapatkan keadilan.

Kalau kereta api sebagai jasa layanan publik dari pemerintah bisa berubah, harapan kami dan mungkin kebanyakan rakyat indonesia, institusi pelayan publik yang lain juga bisa berubah.

Atau jangan-jangan belum/tidak mau berubah.
Seandainya mau, pasti bisa.
Dan PT KAI telah membuktikan.

Semoga semua layanan untuk publik dari pemerintah berubah ke arah perbaikan.
Amiiin



Saturday, July 21, 2012

SELAMAT BERPUASA

Dalam kesempatan yang baik ini ijinkan saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa.

HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, TELAH DIWAJIBKAN UNTUK KAMU BERPUASA, SEBAGAIMANA ALLAH TELAH MEWAJIBKAN ORANG-ORANG SEBELUM KAMU, AGAR KAMU BERTAQWA. (QS:2,183)

Semoga kita dapat mengisi bulan yang penuh berkah dan kemuliaan ini dengan amalan-amalan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang banyak. amiin.

Saturday, July 14, 2012

DENGAN AKALNYA MANUSIA BISA JUGA LEBIH RENDAH DARI BINATANG

Dalam satu riwayat, seorang sahabat nabi isa a.s meminta kepada nabi isa a.s agar diijinkkan mengikuti kemanapun nabi isa a.s pergi. Maka di ijinkanlah sahabat itu untuk mengikuti kemanapun nabi isa a.s pergi.

Pada suatu perjalanan nabi isa membeli tiga potong kue.
Lalu nabi isa berkata kepada sahabatnya tadi, " ini satu untuk kamu, satu lagi untuk saya, dan satu lagi untuk ikan di dalam  sungai". saya hendak mengantarkan kue ini menyelam kedalam sungai, makanlah bagian kamu, kata nabi isa.. Lalu nabi isa menyelam kedalam sungai, dan sahabat tadi memakan semua kue yang seharusnya untuk berdua. Sehingga tertidurlah sahabat tadi menunggu nabi isa yang tidak kunjung datang.

Ketika nabi isa datang, ditanyalah kue yang tadi dititipkan.
"kue yang satu potong mana?" kata nabi isa.
"saya tidak tahu" kata sahabat.
Lalu mereka melanjutkan perjalanan sehingga harus menyeberang sungai yang sangat dalam.
Kemudian nabi isa a.s menggandeng sahabatnya dan berjalan diatas air tanpa tenggelam sedikitpun kakinya.

Nabi isa bertanya"demi Allah yang kuasa untuk membuat kita dapat berjalan diatas air, siapa yang makan kue satunya tadi?"
"saya tidak tahu" jawab sahabat.

Perjalanan dilanjutkan sahabat masih belum mengakui siapa yang telah memakan kue tadi.
Di perjalanan nabi isa berburu rusa. Kemudian memasak dan memakannya berdua hingga tinggal tersisa tulang-tulangnya saja. Lalu nabi isa a.s berdoa agar Allah menghidupkan kembali rusa yang telah tinggal tulangbelulang. Lalu rusa itu hidup kembali dan berlari pergi.
Nabi isa bertanya lagi,  "demi allah yang telah menunjukkan kekuasaannya kepada kita, dengan menghidupkan kembali rusa tadi, lalu siapa yang telah makan kue yang satu itu?"
"saya tidak tahu" sahabat kembali menjawab.

Nabi isa dan sahabat melanjutkan perjalanan, dengan tetap belum mendapat jawaban siapa yang telah makan kue yang satu potong. Ditengah perjalanan nabi isa a.s membuat bulatan besar dari tanah liat sebanyak tiga buah. Lalu nabi isa berdoa kepada Allah agar ketiga tanah liat itu berubah mennjadi emas.
Dan jadilah ketiga bentukan tanah liat itu menjadi emas.
Nabi isa kembali bertanya, "Demi allah yang menunjukkan kekuasaannya dengan mengubah tanah menjadi emas, siapa yang telah memakan kue yang satu potong itu?"
Kembali sahabat menjawab" saya tidak tahu"

Kemudian nabi isa berkata" emas ini satu untuk saya, satu lagi untuk kamu, dan satu lagi untuk yang telah memakan kue satu potong kemarin."
"jadi siapa yang telah memakan kue itu" tanya nabi isa.
"saya" jawab sahabat.
Ditengah percakapan datang dua orang sahabat yang lain menghampiri.
Lalu nabi isa membagi ketiga emas tadi kepada tiga orang itu satu-satu.
Nabi isa pun pergi.
Setelah nabi isa pergi salah satu sahabat bilang," mungkin lebih enak kalo ada salah satu di antara kita membeli makan di kampung. Lalu salah satu sahabat pergi mencari makan, yang dua masih tetap tinggal di hutan.
Namanya manusia kalau sudah melihat harta, pikirannya jadi serakah. Sambil jalan mencari makan orang tersebut bepikir, kalau ketiga emas tadi menjadi milik  saya semua pasti jadi tambah lebih banyak, sehingga timbullah niat jahat untuk meracuni kedua sahabatnya tadi.
Ternyata dua orang yang dihutan juga punya pikirran yang sama, kalau emas itu hanya untuk kita berdua, pasti bagian kita jadi lebih banyak. Maka timbullah pikiran untuk membunuh orang yang tadi membeli makan, jika dia sudah sampai.

Ketika orang yang membeli makan sudah sampai, dibunuhlah orang tersebut oleh dua orang yang di hutan.
Setelah membunuh orang yang membeli makan, lalu mereka makan makanan yang telah diberi racun, sehingga mati juga kedua orang tersebut.

Dari kisah diatas dapat diambil kesimpulan, bahwa sebenarnya ketika manusia terjauh dari tuhannya akan membuatnya lebih rendah dari pada hewan. Sebuas-buasnya hewan, akan membunuh mangsanya hanya dengan kuku atau taring. Jadi walalupun ada korban saat itu pasti hanya ada satu korban. Lalu bagaimana dengan manusia?
Manusia kalau akan membunuh/menjahati orang menggunakan akalnya. Sehingga jika terjadi korban bisa lebih dari satu orang. Contoh diatas yang bisa membuat mati dua orang dalam waktu bersamaan. Jika orang diatas ada seratus maka orang seratus bisa mati bersamaan.
Ketika pikiran manusia semakin canggih bisa menggunakan teknologi bom. Yang dengannya ratusan bahkan ribuan orang bisa mati bersamaan seperti contoh dalam peperangan. Nagasaki dan hiroshima pernah merasakan, bahwa dengan akal manusia bisa membunuh orang banyak dalam satu waktu.

Semoga Allah memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita, sehingga kita dapat mempegunakan akal kita untuk hal-hal positif. amiin
wallahu a`lam


Thursday, February 2, 2012

SOPAN DALAM SIKAP SANTUN DALAM BERUCAP

Saya bukanlah penulis, melainkan orang yang ingin menulis ilmu yang sudah saya dapatkan di blog ini agar saya tidak lupa atau sewaktu-waktu saya lupa saya dapat mengingat kembali dengan membacanya. Kata orang-orang pintar kalau kamu dapat ilmu catatlah, jadi sewaktu-waktu kamu lupa kamu dapat membacanya. Dan saya mencatatnya melalui blog ini.

Kembali ke tema catatan saya hari ini, bahwa saya mendapat catatan ini ketika saya sedang mengikuti kultum di masjid.
Ceritanya tentang tawuran. Kemudian beliau mengutip hadits yang saya baru pertama kali itu mendengarnya. Redaksi haditsnya/arabnya saya belum menemukan tetapi isi yang disampaikan oleh beliau penceramah sebagai berikut:
Rosulullah saw bersabda dua orang berkelahi yang membunuh dan yang terbunuh sama-sama masuk neraka. para sahabat terheran-heran (kasihan sekali orang yang terbunuh, bukankah dia sudah teraniaya harusnya masuk surga. dan yang membunuh harusnya masuk neraka? kenapa ini semua masuk neraka?) lalu para sahabat bertanya kenapa bisa begitu ya rosul...??? lalu rosul saw tersenyum dan kemudian menjawab karena orang yang terbunuh seandainya dia yang hidup juga akan membunuh.

Setiap orang yang berkelahi pasti ingin saling mengalahkan satu dengan yang lain. Orang yang terbunuh karena dia kalah kuat dari yang membunuh. Seandainya dia lebih kuat pasti dia juga akan membunuh. Akhirnya karena sama-sama ingin membunuh semua harus masuk neraka. audzubillah min dzalik

Setiap permasalahan pasti dapat diselesaikan dengan permusyawarahan, dan perkelahian hanya akan membuat masalah bertambah, bukan menyelesaikan.

Hidup damai dengan kita bertutur kata santun dan bersikap sopan.
Jadi sopan dalam sikap dan santun dalam berucap, pasti hidup lebih bahagia dan damai. Insya Allah
wallahu a`lam


Thursday, December 8, 2011

SELAMAT BERHIJRAH

Tahun baru hijriah telah berlalu beberapa minggu yang lalu. Tetapi banyak diantara manusia tidak mengetahuinya, dikarenakan kurangnya mereka mengetahui (tidak mau tahu) kalender islam, karena dianggap kurang penting walaupun mereka muslim. Bahkan muslim taat beribadah sekalipun (maksudnya sholat tidak pernah bolong, tapi tidak tinggal dilingkungan pesantren) banyak diantaranya yang tidak tahu bahwa tahun baru hijriah sudah lama berlalu. Ditambah tahun baru lalu jatuh pada hari minggu semakin saya dan mereka yang lupa tidak mengetahuinya. Kebiasaan manusia jika hari kerja ada hari libur langsung lihat kalender, hari apa sich ini?
Kebanyakan kita baru tahu bulan islam menjelang bulan ramadhan, karena banyaknya media yang mempromosikan acara saat ramadhan.

Tahun hijriah adalah nama tahun sistem kalender yang diberi nama pada jaman khalifah umar bin khatthab. Bagi kebanyakan muslim banyak yang tidak tahu tentang hal ini. Kebanyakan muslim menganggap hijriah adalah nama tahun yang di beri nama oleh nabi muhammad saw. Pada jaman nabi muhammad dan nabi-nabi sebelumnya tahun-tahun berjalan tidak (belum) diberi nama. Kalau kita melihat dikalender nama tahun hijriah adalah tahun yang paling muda dibandingkan dengan tahun jawa, cina, masehi dana lain-lainnya.

Pada waktu kepemimpinan umar bin khatthab, umar mempunyai usul agar umat islam mempunyai nama tahun sendiri, seperti umat nasrani yang sudah lebih dulu mempunyai tahun masehi. Maka banyaklah dari kalangan sahabat menyetujuinya. Lalu berundinglah untuk memberikan nama dan kapan di mulainya tahun pertama.

Ada sahabat yang mengusulkan agar tahun pertama adalah saat nabi lahir, dengan alasan untuk mengenang kelahirannya. Ada juga yang mempunyai usul saat muhammad diangkat menjadi rosul. Ada yang mengusulkan saat terjadinya perang uhud, dengan alasan begitu besarnya peperangan tersebut. Lalu ada yang usul agar tahun baru islam dimulai saat hijrahnya nabi dari mekkah ke madinah, dengan alasan sejak berpindahnya nabi ke madinah era kemajuan islam dimulai. Disana nabi dengan cepat mendapatkan banyak pengikut, dan karenanya semakin mudah dalam memajukan dan membuat peradaban islam. Semenjak hijrah banyak perubahan menuju arah perbaikan. Jadi penggunaan nama hijrah artinya berpindah dari yang tadinya kurang maju menjadi lebih maju, yang tadinya kurang baik menjadi lebih baik.
Akhirnya dengan pertimbangan untuk perubahan yang lebih baik disetujuilah nama hijrah(hijriah) menjadi nama tahun islam, dan saat nabi hijrah sebagai tahun pertama.

Ada pesan yang mengingatkan dari penamaan hijarah tersebut, yaitu perubahan (perpindahan). Saat rosul tidak dapat mengembangkan islam di makkah karena tekanan dari sana-sini, lalu rosul berpindah ke madinah. Dan di tempat baru tersebut nabi dapat mengembangkan islam dan akhirnya dapat menaklukkan kota mekkah. Jika kita kurang maju di satu tempat, kita boleh berpindah ke tempat lain, sehingga mudah-mudahan suatu saat kita dapat menaklukkan tempat tersebut suatu saat. (Maaf ini maksudnya bukan perang tapi yang lainnya). Bukankah bumiKu luas...??? kata Allah.

Begitu besar makna dari nama hijrah tersebut. Mudah-mudahan kita dapat melakukan hijrah (perubahan) menuju kepada kemajuan dan kejayaan islam. minimal niat dalam diri kita masing masing untuk lebih mendekatkan hamba yang lemah ini kepada yang maha kuat, sehingga dengan demikian kita tambah kuat. Dan dengan kekuatan kita lakukan perubahan ke arah yang lebih baik. amiin

wallahu a'lam.

Thursday, December 30, 2010

Sunday, November 29, 2009

TUHAN TELAH PLIN-PLAN...???

Sebelumnya saya mengucapkan "Selamat hari raya IDUL ADHA 1430 H. " Bagi semua yang merayakan.

Setiap Negara atau umat beragama merayakan sesuatu pasti mereka mengingat apa yang telah terjadi di masa lampau. Termasuk kami semua warga muslim yang merayakan Idul adha tahun ini. Semua perayaan kegamaan atau kenegaraan adalah mengingat kembali sejarah yang telah lampau.

Saat ini kita yang baru 2 hari yang lalu merayakan Idul Adha adalah mengingat kembali tentang sebuah pengorbanan yang dilakukan oleh nabi Ibrohim dan anaknya nabi Ismail. Kita merayakan ( boleh disebut mengingat ) kembali sejarah pengorbanan dua orang ayah dan anaknya yang rela berkorban demi mendekatkan diri kepada Allah swt Tuhan yang mereka sembah.
Dari asal katanya korban yang berasal dari kata karib (Qorub) yang artinya dekat. Mereka (Ibrohim & Ismail ) berkorban berarti mereka menginginkan kedekatannya kepada Tuhan mereka.
Bagi yang dihari raya ini memberikan kambing/sapinya untuk dipotong di masjid jika tidak diniati untuk mendekatkan diri kepada Tuhan berarti belum berkorban, karena kalau mengambil arti kata tadi korban berarti mendekatkan diri.

Kembali ke peristiwa nabi Ibrohim dan anaknya Ismail, yang didalam mimpinya nabi Ibrohim diharuskan menyembelih anaknya Ismail sebagai persembahan bagi seorang hamba yang ingin dekat kepada Tuhannya (nabi Ibrohim sampai tiga hari berturut-turut ditagih oleh Allah melalui mimpi). Hingga akhirnya Dia berpikir bahwa ini bukan hanya sekedar mimpi, tapi benar-benar perintah Tuhan. Lalu beliau nabi Ibrohim berunding dengan anaknya dan ternyata nabi Ismail yang juga ingin dekat dengan Tuhan rela untuk dijadikan persembahan oleh ayahnya.

Lalu berangkatlah keduanya ke gunung/ tempat yang sepi untuk melaksanakan perintah Tuhan tersebut. Di tempat itu kemudian Ibrohim menunaikan tugasnya untuk menyembelih Ismail. Saat menyembelih mata Ibrohim ditutup dengan kain agar tidak melihat proses pemotongan tersebut. Dan ternyata saat leher dipotong oleh Ibrohim bukan leher ismail yang dipotong melainkan Allah menggantinya dengan seekor domba yang sangat besar.

Dari kisah diatas kita boleh bertanya mengapa Tuhan telah plin-plan? Bukankah Dia yang memerintahkan untuk memotong Ismail sebagai persembahan? Tapi mengapa dia menggantinya dengan seekor domba? Dia yang membuat perintah, lalu Dia sendiri yang meralatnya. Tapi dari kisah ini pula sebenarnya kita telah melihat Allah yang maha tinggi ilmunya, dan kita manusia tidak bisa menandingi ilmunya.

Dari kisah tersebut dapat kita ambil pelajaran bahwa sesungguhnya untuk yang kita cintai berapapun harganya akan kita berikan (persembahkan). Dari kisah ini Allah memberi pelajaran kepada kita bahwa manusia sangat berharga dan mulia diciptakan oleh Allah jadi tidaklah pantas untuk dipersembahkan. Hal ini sebagai jawaban atas adat istiadat saat sebelum dan sesudah jaman nabi Ibrohim yang menjadikan bayi, wanita cantik dan pemuka agama untuk dijadikan persembahan. Jadi Allah tidak mengijinkan/menghendaki manusia sebagai persembahan.

Dari kisah tersebut kiranya kita akan selalu rela berkorban untuk Allah sebagai Tuhan kita, Tuhan alam semesta raya.
Semoga Allah membimbing kita untuk dapat selalu dekat dengan-Nya.
Wallahu a`lam.

sumber : pusat studi Al-qur`an


NB: Dalam satu riwayat sebenarnya nabi Ibrohim di tagih seperti itu karena semasa waktu dia belum punya anak, dia sering berkorban dan korban tersebut disedekahkan kepada warga di sekitarnya. Hingga banyak orang yang memujinya. Hingga dalam hatinya timbul sifat manusia pada umumnya yang sombong. walau hanya di ucapkan dalam hati. Saat sering dipuji nabi ibrohim dalam hatinya terucap "jangankan cuma harta benda kambing/domba, anak juga kalau saya punya saya akan persembahkan untuk Allah". Demikian hingga saat punya anak nabi ibrohim lupa akan nadzarnya. hingga datang perintah tersebut. wallahu a`lam.

Tuesday, March 3, 2009

YANG PENTING SAYA SUDAH SHOLAT

Suatu hari saya bertanya kepada teman-teman saya tentang sholat.
Apakah teman-teman tahu arti dari bacaan-bacaan sholat....???
Ternyat hampir semua teman-teman kurang tahu dan tidak mengerti maksud dari apa yang dibacanya dalam sholat.

Kalo kita pikirkan dan renungkan, sebenarnya kalo kita sholat dan tidak tahu arti (minimal maksud) dari bacaan yang kita baca maka apa bedanya sholat kita dengan sholatnya anak umur 3-6 tahun yang lagi belajar sholat.

Anak-anak belajar sholat dimulai dari bacaan yang harus dihafal. Kemudian anak-anak melakukan sholat sambil terkadang ngobrol dengan temannya. Kemudian agak dewasa sedikit sholatnya agak tenang ( dalam artian tidak ngobrol dan jahil lagi).

Itu adalah tingkatan terkhir kebanyakan dari kita sholat. Yaitu sebatas membaca dan badan kita diam kecuali melakukan gerakan-gerakan sholat. Walaupun angan-angan pergi jauh kemana. karena hingga saat dia mulai bisa sholat tenang belum ngerti dan maksud apa yang di bacanya.

Tapi hal tersebut berlanjut sampai umur puluhan tahun dan bahkan sampai mati sholat kita hanya sebatas bacaan dan gerakan saja. Kita tidak pernah membenarkannya dalam hati. Padahal tingkatan tertinggi sholat adalah apabila kita sudah benar dalam gerakan, kemudian benar dalam bacaan dan membenarkan dalam hati apa yang digerakkan dan dibacanya.

Kebanyakan kita hanya berucap "Yang penting saya sholat". Tidak ada upaya dari kita untuk menyempurnakan gerakan-gerakan dan posisi tubuh dalam sholat, juga tidak ada pula upaya kita untuk lebih betul (baca sempurna) nya bacaan-bacaan sholat kita.

Yang penting saya sudah sholat. Itulah yang sering kita dengarkan dari kebanyakan orang setiap kita mengingatkan agar gerakan dan bacaannya agar lebih di sempurnakan.
Sepertinya kalo kita sudah bisa sholat (dalam hal bacaan dan gerakan) tugas untuk belajar tentang hal tersebut sudah selesai.
Padahal ada beberapa bacaan yang kita harus betul betul ditekankan dalam hal membacanya. Misal contoh tasjid haruslah jelas. Ada sekitar 21 tasjid ketika kita membaca tahyat. Dan itu harus betul-betul dibedakan antara tasjid dan tidak tasjid.
Contoh : ATTaHiyyatul disitu ada 2 tasjid.

Setelah kita benar dalam hal gerakan dan bacaan, maka selanjutnya kita harus membenarkan dalam hati. Kita harus belajar untuk mengerti apa yang kita baca. Apabila dari permulaannya benar ( wudhu ) lalu tempat dan badan dan pakaian juga suci dari najis, kita bersiap untuk menyempurnakan sholat kita. Kita terus melakukan penyempurnaan dalam sholat, karena kita menghadap kepada yang maha sempurna.
Segala yang ada didunia (termasuk dunia ini) sebenarnya sedang menuju kepada yang maha sempurna. Coba perhatikan pembuatan mobil, motor, hp, komputer dan lain-lain semua menuju ke arah yang sempurna.

Kalau semua yang ada didunia ini melakukan penyempurnaan, apakah kita tidak ingin menyempurnakan ibadah kita dengan bacaan dan gerakan yang lebih sempurna?
Kita harus selalu berusaha menyempurnakan ibadah kita. Karena begitu penyempurnaan itu berhenti, kecil kemungkinan untuk bertemu dengan yang maha sempurna.
Semoga kita selalu berusaha melakukan penyempurnaan dalam hal apa saja. Agar suatu saat kita bisa bertemu dengan Dia yang maha sempurna.
Wallahu a'lam

Monday, February 2, 2009

BERCERITA

Ada seorang pria yang sedang tersesat mencari alamat saudaranya.
Dia datang dari jauh. Dia bertanya kesana kemari untuk mencari alamat saudaranya tersebut. Tapi hingga menjelang maghrib alamat saudara yang dicarinya belum juga ditemukan.
Lelah badan terasa olehnya. Menjelang maghrib hujan tiba-tiba turun lebat sekali. Akhirnya dia berteduh di tempat pemakaman, sedang dia tidak merasa bahwa dia sedang berteduh di pemakaman.

Disaat dia berteduh di pemakaman tersebut, dia melihat seorang wanita cantik yang melambaikan tangannya untuk mempersilahkan masuk ke dalam rumahnya.
Karena hujan yang turun sangat lebat, diapun bersedia berteduh di dalam rumah wanita tersebut. Sesampai di dalam rumah tersebut, sang wanita mempersilahkan duduk. Lalu mereka berkenalan. "Saya siti" ucap si wanita.Wanita tersebut memberikan hidangan dan mempersilahkan sang pria makan sepuasnya (disuruh menghabiskannya) kecuali pisang ambon yang disyaratkan agar jangan disentuh dan dimakan.

Bahkan sang wanita sangat mewanti-wanti agar jangan makan buah ambon tersebut. Yang lain kamu boleh habiskan, tapi pisang ambon jangan kamu sentuh, begitu katanya.
Wanita tersebut juga memberitahu kamar tempat sang pria istirahat. Lalu wanita tersebut masuk ke dalam kamarnya.
Si pria yang kelaparan dan kelelahan karena habis putar-putar cari alamat saudarnya, akhirnya menghabiskan semua makanan yang dihidangkan oleh si wanita, kecuali pisang ambon. Selesai makan si pria lalu menuju kamarnya dan tidur.

Alangkah terkejutnya pria tersebut, ketika bangun ternyata dia berada diatas pemakaman yang masih baru. Lalu di berjalan ke kampung sekitar pemakaman, dan menanyakan kepada warga tentang kuburan tersebut. Lalu ada warga yang bilang kalau itu adalah makam seorang wanita yang masih perawan dan baru kemarin siang dimakamkan. Si pria bertanya dimana rumah orang tua almarhumah? lalu ditunjukkan oleh warga dimana rumah orang tua almarhumah.

Sesampai dirumah orang tua almarhumah, lalu si pria bertanya kepada bapaknya. "apakah betul bapak adalah orangtua siti yang baru kemarin meninggal dunia dan dimakamkan di pemakaman sana?" tanya si pria.
iya betul, jawab bapak.
saya semalam tersesat disana, Lalu saya diajak menginap dirumahnya ucap si pria.
Rumah anak bapak disana bagus dan besar sekali, si pria melanjutkan.
Iya, dia dulu adalah anak yang baik dan rajin beribadah, jawab bapak.

Satu lagi pak, di rumah anak bapak saya disuguhi makanan yang sangat banyak, tapi ada satu yang saya tidak boleh menyentuhnya, yaitu pisang ambon. ada apa dengan pisang ambon tersebut pak.....??? bertanya si pria.
Aduuch kenapa ya...???saya juga kurang tahu, jawab bapak.
Sebentar coba tanya sama ibu.
Buuuuu......uuuuu
Iya pak, .....sahut ibu.
Ini ada anak nanya kenapa dengan hidangan pisang ambon yang dihidangkan kepada jamaah tahlil semalam....?
Kenapa memang pak...? tanya ibu.
Ini si pria katanya semalam nginep dirumah anak kita di kuburan sana. semua boleh dimakan kecuali pisang ambon, kata bapak.
Apaaa....karena diantara semua yang dihidangkan semalam cuma pisang ambon yang belum dibayar ya pak...? tanya ibu.
Ya itu....kenapa ga dibayar...? tanya bapak.
Karena tidak ada kembalian,jadi ngutang jawab ibu.


Dari cerita diatas kiranya jika kita mengadakan jamuan untuk para penahlil dan barang tersebut belum dibayar tunai (ngutang) maka si almarhum belum bisa menikmati apa yang telah kita sedekahkan bagi si almarhum.
Wallahu a'lam.

Ini Kisah dari propinsi banten

Wednesday, November 5, 2008

SUDAH PANTASKAH SAYA.....?

Dengan nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang
Segala puji bagi Allah tuhan semesta Alam
Yang maha pengasih maha penyayang
yang menguasai hari pembalasan
Hanya padaMu kami menyembah dan hanya padaMu kami minta pertolongan
Tunjukkan kepada Kami jalan yang lurus
Yaitu jalan orang-orang yang Engkau anugerahi kenikmatan padanya,
bukan jalan orang-orang yang engkau murkai dan bukan pula jalan orang-orang tersesat


Itu adalah terjemahan surat alfatihah ayat 1-7.
surat alfatihah adalah surat pembuka dalam al-quran.
Dia (surat al-fatihah) adalah inti dari semua isi al-quran.

Coba kita perhatikan dan baca kembali terjemahan ayat diatas.
Di ayat pertama kita diajarkan untuk selalu menyebut nama Allah dalam memulai segala hal. Kemudian di ayat kedua pengakuan tentang kekuasaan Allah atas alam semesta/jagat raya. Demikian pula ayat-ayat selanjutnya sampai ayat yang kelima.
kita mengakui dan menyaksikan dalam hati bahwa Allah maha pengasih dan maha penyayang.

Belajar dari terjemahan tersebut, kita selalu diingatkan, ketika kita meminta agar sebelumnya selalu mengagungkan dan memasrahkan hidup dan mati kita kepadaNya.

Kita harus membuktikan dari ayat bismillah sampai iyya kana'budu dan seterusnya, tidak hanya di bibir. Tapi kita tunjukkan dengan batin dan perbuatan kita.
Harus ada pembuktian antara ucapan, perbuatan dan didalam hati.
Barulah setelah itu kita pantas untuk mengucapkan Ihdinashirothol mustaqiim ( meminta ).



Terkadang ketika kita meminta, kita lupa sudahkah kita memantaskan diri untuk menerima apa yang kita pinta...?

Ketika kita minta surga, sudahkah kita memantaskan diri mendapatkannya...?

wallahu a'lam.